Hancur, seketika hancur...
Musnah, seketika musnah..
Hampa, aku dibuat olehmu,
Gila aku karenamu..
Baru aku sadari,
Penantian panjangku terbuang percuma..
Waktuku habis dengan sia-sia untuk memikirkanmu,
Berbanding terbalik dengan apa yang aku terima saat ini..
Kau sudah memutuskan jalanmu, takdirmu, dan hidupmu..
Aku di sini, hanya sebagai hiasan dalam hidupmu,
Tak melakukan apa-apa dan begitu mudah,
Begitu mudahnya aku membiarkanmu dengan dia, dia yang tak pernah aku sangka!
Kenapa kau memilih dia? Apa dia nampak begitu sempurna di matamu?
Kenapa tidak pilih aku? Apa aku tidak begitu indah di matamu?
Kenapa harus dia? Dia orang yang bahkan tidak mengenalmu!
Kenapa bukan aku? Aku yang sudah begitu lama mengharapkan cintamu!!!
Kau dekati dia perlahan, dan aku mulai merasakan,
Sakit, perih, dan tangis tak mampu ku tahan..
Mengalir di pipiku dengan derasnya, tak rela aku melepaskanmu,
Untuk bersama dengannya..
Selama ini, kau anggap aku apa?!
Apa aku di matamu?!
Siapa aku di hatimu? Di matamu?
Apa aku hanya pengganggu hidupmu? Kenapa tidak kau katakan langsung?
Agar aku bisa segera melupakanmu!
Senin, 03 Desember 2012
Orang itu Saya
Ada, ada seseorang di sana yang menginginkan kamu..
Seseorang di sana yang sangat membutuhkan kamu..
Seseorang itu, selalu melukiskan senyumanmu dalam ingatannya,
Berharap kamu melakukan sebaliknya...
Ada, ada seseorang di sana yang selalu memimpikanmu,
Dalam tidurnya, nyaris setiap malam..
Memimpikan senyummu yang terkembang,
Saat kau menatap matanya...
Ada, ada seseorang di sana yang kesepian saat kamu tidak bersamanya..
Berharap kalau kamu akan selalu di sampingnya,
Ada di saat susah ataupun senang, saat panas ataupun dingin,
Dan saat air mata mengalir, di kala hujan..
Dan ada, seseorang di sana yang berharap, dan terus berharap..
Suatu hari nanti, kamu bisa melihat dan menyadari,
Sosoknya yang hitam putih dalam hidupmu..
Tak begitu berarti dalam hidupmu..
Sejujurnya... Seseorang itu adalah aku! Aku! Dan aku!
Aku yang selalu menginginkan dan membutuhkanmu dalam hidupku!
Aku yang selalu bermimpi tentangmu, di setiap malam yang kulewati sendiri..
Aku yang merasa sepi saat kau tidak bersamaku!
Dan akulah yang selalu berharap, kelak kamu akan menyadari sosokku,
Dalam hidupmu..
Mungkin saat ini aku bukan siapa-siapa,
Layaknya sampah yang menghalangi kehidupanmu dan dia..
Seperti sampah yang harusnya disingkirkan dan tak diperdulikan..
Tapi aku yakin, suatu hari nanti, aku akan menjadi berarti dalam hidupmu...
Seseorang di sana yang sangat membutuhkan kamu..
Seseorang itu, selalu melukiskan senyumanmu dalam ingatannya,
Berharap kamu melakukan sebaliknya...
Ada, ada seseorang di sana yang selalu memimpikanmu,
Dalam tidurnya, nyaris setiap malam..
Memimpikan senyummu yang terkembang,
Saat kau menatap matanya...
Ada, ada seseorang di sana yang kesepian saat kamu tidak bersamanya..
Berharap kalau kamu akan selalu di sampingnya,
Ada di saat susah ataupun senang, saat panas ataupun dingin,
Dan saat air mata mengalir, di kala hujan..
Dan ada, seseorang di sana yang berharap, dan terus berharap..
Suatu hari nanti, kamu bisa melihat dan menyadari,
Sosoknya yang hitam putih dalam hidupmu..
Tak begitu berarti dalam hidupmu..
Sejujurnya... Seseorang itu adalah aku! Aku! Dan aku!
Aku yang selalu menginginkan dan membutuhkanmu dalam hidupku!
Aku yang selalu bermimpi tentangmu, di setiap malam yang kulewati sendiri..
Aku yang merasa sepi saat kau tidak bersamaku!
Dan akulah yang selalu berharap, kelak kamu akan menyadari sosokku,
Dalam hidupmu..
Mungkin saat ini aku bukan siapa-siapa,
Layaknya sampah yang menghalangi kehidupanmu dan dia..
Seperti sampah yang harusnya disingkirkan dan tak diperdulikan..
Tapi aku yakin, suatu hari nanti, aku akan menjadi berarti dalam hidupmu...
Harapan Kosong
Sadarkah kau? Tahukah kau?
Sudikah kau? Pedulikah kau?
Atau, kau hanya pura-pura tak sadar,
Sengaja membuatku terluka?
Lama, sudah lama aku duduk dan melipat tangan,
Membagikan senyum pada dunia, setiap hari.
Berharap cintamu akan datang,
Menyambutku dengan ramah diiringi senyuman..
Tapi, apa yang ku dapat dari penantianku selama ini?
Apa yang aku rengkuh dari waktu yang terbuang sia-sia untukmu?
Kosong! Kosong! Dan kosong!
Apakah mungkin kau hanya bisa aku kukagumi, tanpa bisa ku miliki?
Aku ingin kau mengerti, aku berdiri di sini,
Pundakku siap jadi tempat penampungan air matamu,
Air mata yang semuanya berasal dari dia..
Dia yang kau cinta, dia yang kau rindu, dia yang kau puja,
Dan dia yang engkau impikan...
Datanglah padaku, saat kau butuh...
Pergi dariku, saat kau sedang bersamanya..
Aku bukan siapa-siapa di matamu,
Saat kau telah memikirkan dan bersama dia...
Sudikah kau? Pedulikah kau?
Atau, kau hanya pura-pura tak sadar,
Sengaja membuatku terluka?
Lama, sudah lama aku duduk dan melipat tangan,
Membagikan senyum pada dunia, setiap hari.
Berharap cintamu akan datang,
Menyambutku dengan ramah diiringi senyuman..
Tapi, apa yang ku dapat dari penantianku selama ini?
Apa yang aku rengkuh dari waktu yang terbuang sia-sia untukmu?
Kosong! Kosong! Dan kosong!
Apakah mungkin kau hanya bisa aku kukagumi, tanpa bisa ku miliki?
Aku ingin kau mengerti, aku berdiri di sini,
Pundakku siap jadi tempat penampungan air matamu,
Air mata yang semuanya berasal dari dia..
Dia yang kau cinta, dia yang kau rindu, dia yang kau puja,
Dan dia yang engkau impikan...
Datanglah padaku, saat kau butuh...
Pergi dariku, saat kau sedang bersamanya..
Aku bukan siapa-siapa di matamu,
Saat kau telah memikirkan dan bersama dia...
Dalam Kenangan dan Harapan
Indah, malam itu terasa indah..
Sosokmu hadir menghangatkan, di tengah dinginnya malam...
Tawamu menggetarkan hati, kelukan lidah,
Dan aku hanya diam..
Aku bahagia,
Aku senang, terasa melayang aku dibuat olehmu..
Kau tertawa,
Entah benar-benar tertawa atau hanya tertawa..
Nyatanya, air mata dan luka hatiku,
Disebabkan olehmu..
Hati ini tak lelah untuk terus menunggu,
Hingga kau sadari sosokku...
Perlahan aku muak,
Aku bosan, aku gundah..
Aku sudah lelah, terus bertahan..
Dalam kisah yang jelas, tidak akan berakhir bahagia, untukku..
Aku ingin kau pergi, pergi dengannya..
Tapi nyatanya, aku berharap kau bertahan,
Di sini, denganku..
Walau aku tahu, aku bukan siapa-siapa di hidupmu...
Sosokmu hadir menghangatkan, di tengah dinginnya malam...
Tawamu menggetarkan hati, kelukan lidah,
Dan aku hanya diam..
Aku bahagia,
Aku senang, terasa melayang aku dibuat olehmu..
Kau tertawa,
Entah benar-benar tertawa atau hanya tertawa..
Nyatanya, air mata dan luka hatiku,
Disebabkan olehmu..
Hati ini tak lelah untuk terus menunggu,
Hingga kau sadari sosokku...
Perlahan aku muak,
Aku bosan, aku gundah..
Aku sudah lelah, terus bertahan..
Dalam kisah yang jelas, tidak akan berakhir bahagia, untukku..
Aku ingin kau pergi, pergi dengannya..
Tapi nyatanya, aku berharap kau bertahan,
Di sini, denganku..
Walau aku tahu, aku bukan siapa-siapa di hidupmu...
Minggu, 30 September 2012
Dimana Cintaku?
30 September 2012
Malam, 22:02
Masih Jomblo? "Gue bangeeet."
Merasa gak laku? "Iyaaaa."
Malu sama temen yang udah bahagia kalo malam minggu? "Bangeeeeetttt!!!"
Tiap malem gue duduk di depan laptop kesayangan, liatin satu per satu profil temen atau seenggaknya orang di jejaring sosial. Yang gue liat kalo gak Photo mereka, paling Bio mereka. Dan yah, rata-rata mereka udah punya pasangan. Iri banget! Dan tiap malem juga gue nulis curahan hati gue (kalo gak di laptop, di BlackNote gue), soal kapan cinta akan datang ke gue?
Mungkin gue ada salah? Mungkin emang belum saatnya? Atau emang takdir gue untuk terus tersenyum di luar dan menangis di dalam?
Berjuta kali kedua mata gue menyaksikan soal bagaimana indahnya cinta, mendengarkan tiap baris indah kata-kata yang terucap. Tapi gue gak bisa sama sekali sekedar berucap soal cinta, sama pasangan gue. Kenapa? Karna gue belum punya pasangan. Tiap gue ngeliat sepasang cinta di depan gue, yah gue cuma bisa tersenyum, ikut berinteraksi dengan santainya. Dan ketika di jalan pulang ke rumah, yang gue pikirin cuma kapan gue bisa kayak gitu. SETIAP HARI!!
Gue tau, gue orang yang lemah. Gue bukan cowok pemberani, yang bisa nembak cewek dengan mudahnya. Gue bukan olahragawan yang pandai mengolah bola. Gue juga gak bergelimang harta. Dan gue juga cuma cowok yang banyak kekurangan. Gue tau.
Justru karna itu, gue terus berdoa sama Tuhan, untuk mengirimkan ke gue seseorang yang bisa menutupi kekurangan gue. Orang yang selalu ada, bukan ada hanya karena sedang butuh atau karena sedang ada masalah dengan hatinya yang lain. Gue cuma butuh cinta yang tulus, cuma butuh satu hati, dan gak perlu harta melimpah. Apa itu susah?
Sekali lagi gue berdoa kepada Tuhan: "Kapan Engkau berikan aku cinta? Kemanakah aku harus melangkah untuk menemukan cinta yang telah Engkau takdirkan untukku?"
Terus seperti itu.
Malam, 22:02
Masih Jomblo? "Gue bangeeet."
Merasa gak laku? "Iyaaaa."
Malu sama temen yang udah bahagia kalo malam minggu? "Bangeeeeetttt!!!"
Tiap malem gue duduk di depan laptop kesayangan, liatin satu per satu profil temen atau seenggaknya orang di jejaring sosial. Yang gue liat kalo gak Photo mereka, paling Bio mereka. Dan yah, rata-rata mereka udah punya pasangan. Iri banget! Dan tiap malem juga gue nulis curahan hati gue (kalo gak di laptop, di BlackNote gue), soal kapan cinta akan datang ke gue?
Mungkin gue ada salah? Mungkin emang belum saatnya? Atau emang takdir gue untuk terus tersenyum di luar dan menangis di dalam?
Berjuta kali kedua mata gue menyaksikan soal bagaimana indahnya cinta, mendengarkan tiap baris indah kata-kata yang terucap. Tapi gue gak bisa sama sekali sekedar berucap soal cinta, sama pasangan gue. Kenapa? Karna gue belum punya pasangan. Tiap gue ngeliat sepasang cinta di depan gue, yah gue cuma bisa tersenyum, ikut berinteraksi dengan santainya. Dan ketika di jalan pulang ke rumah, yang gue pikirin cuma kapan gue bisa kayak gitu. SETIAP HARI!!
Gue tau, gue orang yang lemah. Gue bukan cowok pemberani, yang bisa nembak cewek dengan mudahnya. Gue bukan olahragawan yang pandai mengolah bola. Gue juga gak bergelimang harta. Dan gue juga cuma cowok yang banyak kekurangan. Gue tau.
Justru karna itu, gue terus berdoa sama Tuhan, untuk mengirimkan ke gue seseorang yang bisa menutupi kekurangan gue. Orang yang selalu ada, bukan ada hanya karena sedang butuh atau karena sedang ada masalah dengan hatinya yang lain. Gue cuma butuh cinta yang tulus, cuma butuh satu hati, dan gak perlu harta melimpah. Apa itu susah?
Sekali lagi gue berdoa kepada Tuhan: "Kapan Engkau berikan aku cinta? Kemanakah aku harus melangkah untuk menemukan cinta yang telah Engkau takdirkan untukku?"
Terus seperti itu.
Move On Kok Susah?
30 September 2012
Malam, pukul 21;40
Besok udah bulan Oktober, dan loe-loe semua belum pada move on?
Pasti ada yang pernah bertanya pada diri sendiri atau kepada temannya; "Kenapa?" , "Aneh deh, kok gue mikirin dia terus?" atau "Apa gue emang cinta mati sama dia?"
Sebenernya gak ada jawaban dari semua pertanyaan soal move on itu. Cuma hati kita sendiri yang bisa jawab dan memutuskan, kapan dan bagaimana caranya agar kita berhenti memikirkan 'doi' dan mulai membuka lembaran baru bersama makhluk indah lainnya di atas Bumi ini. Ingat, yang cantik dan ganteng itu banyak. Tapi yang nyaman di hati itu LANGKA BANGET!
Gue (Mbah), udah nge jomblo hampir 6 tahun. Bayangkan, 6 TAHUN! Cuma pernah ngerasain yang namanya pacaran sekali, sama cinta pertama gue. Gue gak ngerti, apa yang membuat gue bisa sedemikian gila, pacaran di usia yang masih sangat muda.
Pasti loe-loe bertanya: "Loe udah move on dari cinta pertama loe?"
Gue jawab nih: "Udah dooonng! Meski butuh hampir 2 tahun gue baru bisa bener-bener move on n menghapus memori tentang 'doi' dari kepala gue."
Banyak orang yang bilang cinta pertama itu paling susah dilupakan, bahkan sampai mati sekalipun. Gue juga pernah berpikir begitu. Tapi gue bukan cowok yang tergila-gila hanya pada satu cewek doang. Hari-hari gue dihiasi banyak Peri-Peri cantik di sekitar gue, dengan berbagai macam tipe. Jelas ada yang masuk dalam kriteria kekasih idaman gue. Tapi yah, gue lebih milih untuk ngejalanin hari-hari sama mereka sebagai teman, karna menurut gue mereka bakal sangat asik kalo dijadikan teman, bukan pacar.
Tips dari Mbah untuk cepat move on:
1). Sebisa mungkin gak ingat-ingat 'doi' lagi. Sebisa loe aja.
2). Kontak HP, sms, hapus dulu sementara dari HP loe.
3). Cobalah bergaul banyak lawan jenis yang menurut loe asik (kalo bisa lebih dari 1.)
4). Jangan pernah cerita soal masa lalu loe, sampai batas waktu yang loe tentukan sendiri.
5). Habiskan waktu sama teman-teman, di luar atau dimanapun lah.
Tips kalo 'doi' satu sekolah atau bahkan satu kelas dengan loe:
1). Sikap biasa aja. Bagi senyum + obrolan singkat
2). Sebisa mungkin jangan pernah melirik 'doi' di kontak HP loe. Soalnya loe pasti bakal mikir untuk sms 'doi' walaupun cuma nanya kabar atau tugas. Gak penting!
3). Sama seperti sebelumnya, berteman dengan banyak lawan jenis yang seenggaknya bisa membuat loe nyaman.
"Segitu doang tips dari gue. Itupun gue ambil dari pengalaman sendiri. Jadi bagi loe-loe yang belum move on, BURUAN PUTUSKAN! Mau Move On atau Bertahan! Jangan buang-buang waktu percuma! Sementara mungkin masih banyak cinta lain yang menunggu kita di belahan dunia ini. Siapa yang bakal tau kalo ternyata jodoh kita orang bule kan? Tuhan itu adil. Kalo 'doi' emang bukan jodoh kita, ya udah. LEPASKAN! Takdir kita semua udah ditentukan Tuhan Yang Maha Esa. Kita tinggal jalanin aja."
Malam, pukul 21;40
Besok udah bulan Oktober, dan loe-loe semua belum pada move on?
Pasti ada yang pernah bertanya pada diri sendiri atau kepada temannya; "Kenapa?" , "Aneh deh, kok gue mikirin dia terus?" atau "Apa gue emang cinta mati sama dia?"
Sebenernya gak ada jawaban dari semua pertanyaan soal move on itu. Cuma hati kita sendiri yang bisa jawab dan memutuskan, kapan dan bagaimana caranya agar kita berhenti memikirkan 'doi' dan mulai membuka lembaran baru bersama makhluk indah lainnya di atas Bumi ini. Ingat, yang cantik dan ganteng itu banyak. Tapi yang nyaman di hati itu LANGKA BANGET!
Gue (Mbah), udah nge jomblo hampir 6 tahun. Bayangkan, 6 TAHUN! Cuma pernah ngerasain yang namanya pacaran sekali, sama cinta pertama gue. Gue gak ngerti, apa yang membuat gue bisa sedemikian gila, pacaran di usia yang masih sangat muda.
Pasti loe-loe bertanya: "Loe udah move on dari cinta pertama loe?"
Gue jawab nih: "Udah dooonng! Meski butuh hampir 2 tahun gue baru bisa bener-bener move on n menghapus memori tentang 'doi' dari kepala gue."
Banyak orang yang bilang cinta pertama itu paling susah dilupakan, bahkan sampai mati sekalipun. Gue juga pernah berpikir begitu. Tapi gue bukan cowok yang tergila-gila hanya pada satu cewek doang. Hari-hari gue dihiasi banyak Peri-Peri cantik di sekitar gue, dengan berbagai macam tipe. Jelas ada yang masuk dalam kriteria kekasih idaman gue. Tapi yah, gue lebih milih untuk ngejalanin hari-hari sama mereka sebagai teman, karna menurut gue mereka bakal sangat asik kalo dijadikan teman, bukan pacar.
Tips dari Mbah untuk cepat move on:
1). Sebisa mungkin gak ingat-ingat 'doi' lagi. Sebisa loe aja.
2). Kontak HP, sms, hapus dulu sementara dari HP loe.
3). Cobalah bergaul banyak lawan jenis yang menurut loe asik (kalo bisa lebih dari 1.)
4). Jangan pernah cerita soal masa lalu loe, sampai batas waktu yang loe tentukan sendiri.
5). Habiskan waktu sama teman-teman, di luar atau dimanapun lah.
Tips kalo 'doi' satu sekolah atau bahkan satu kelas dengan loe:
1). Sikap biasa aja. Bagi senyum + obrolan singkat
2). Sebisa mungkin jangan pernah melirik 'doi' di kontak HP loe. Soalnya loe pasti bakal mikir untuk sms 'doi' walaupun cuma nanya kabar atau tugas. Gak penting!
3). Sama seperti sebelumnya, berteman dengan banyak lawan jenis yang seenggaknya bisa membuat loe nyaman.
"Segitu doang tips dari gue. Itupun gue ambil dari pengalaman sendiri. Jadi bagi loe-loe yang belum move on, BURUAN PUTUSKAN! Mau Move On atau Bertahan! Jangan buang-buang waktu percuma! Sementara mungkin masih banyak cinta lain yang menunggu kita di belahan dunia ini. Siapa yang bakal tau kalo ternyata jodoh kita orang bule kan? Tuhan itu adil. Kalo 'doi' emang bukan jodoh kita, ya udah. LEPASKAN! Takdir kita semua udah ditentukan Tuhan Yang Maha Esa. Kita tinggal jalanin aja."
Rabu, 29 Agustus 2012
Lagu Galau 3
Padahal udah mau tidur, tapi HP mbah dengan gantengnya muter lagu mantep dari Band Naff, favorit Mbah setelah Nidji. Lagunya sebenarnya udah lama, jaman kita-kita waktu SD atau SMP (untuk yang lahir tahun 1995-1997 dan sekitarnya). Udah pernah denger lagunya? Atau udah lupa? Tenang, gue ada link downloadnya.
Link Download: http://gudanglagu.com/n/naff/naff-bila-nanti-kau-milikku/
Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku
Bila nanti kau milikku
Bila nanti aku milikmu
Mencintaimu kurasakan begitu indah
Kasih sayangmu kurasakan sungguh sempurna
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku
Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku
Menyayangimu kulakukan setulus hatiku
Mengagumi membuatku merasa tenang
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku..
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis..
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku
Bila nanti kau milikku...
Bila nanti aku milikmu..
"Gimana? Seperti lagu-lagu sebelumnya, ngena banget nih lagu. Asik didengerin sama orang-orang galau, tapi gak mau terlalu tenggelam dalam kegalauan. Musiknya yang bisa buat kaki terus bergoyang mengikuti irama, suara yang khas penyanyi Naff yang lama, apalagi sambil bayangin kita sama si doi. Beh, asli kena!"
"Dan sama kayak lagu-lagu sebelumnya, Mbah Galau akan ngasih inti dari ini lagu. Menurut gue ya, inti lagu kesayangan gue ini, seorang laki-laki (di video klipnya) yang punya mimpi untuk ngedapetin seorang cewek yang jadi idola di dekatnya. Sayangnya dia cuma bisa bermimpi, dan berharap menanti kapan cewek itu bisa dekat sama dia. Persis gue banget. BANGET! Pernah ngebayangin jalan berdua sama Kekasih Idaman? Gue baru ngerasain.. Hahaha..."
See you in next song yes. Mbah udah ngantuk, asli.
Link Download: http://gudanglagu.com/n/naff/naff-bila-nanti-kau-milikku/
Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku
Bila nanti kau milikku
Bila nanti aku milikmu
Mencintaimu kurasakan begitu indah
Kasih sayangmu kurasakan sungguh sempurna
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku
Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku
Menyayangimu kulakukan setulus hatiku
Mengagumi membuatku merasa tenang
Ku bahagia bila ragamu di sampingku
Ku merasa tenang bila tanganmu memelukku
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku..
Bila nanti kau milikku
Temani aku saat aku menangis..
Bila nanti aku milikmu
Temani aku hingga tutup usiaku
Temani.. Temani aku
Temani.. Temani aku
Bila nanti kau milikku...
Bila nanti aku milikmu..
"Gimana? Seperti lagu-lagu sebelumnya, ngena banget nih lagu. Asik didengerin sama orang-orang galau, tapi gak mau terlalu tenggelam dalam kegalauan. Musiknya yang bisa buat kaki terus bergoyang mengikuti irama, suara yang khas penyanyi Naff yang lama, apalagi sambil bayangin kita sama si doi. Beh, asli kena!"
"Dan sama kayak lagu-lagu sebelumnya, Mbah Galau akan ngasih inti dari ini lagu. Menurut gue ya, inti lagu kesayangan gue ini, seorang laki-laki (di video klipnya) yang punya mimpi untuk ngedapetin seorang cewek yang jadi idola di dekatnya. Sayangnya dia cuma bisa bermimpi, dan berharap menanti kapan cewek itu bisa dekat sama dia. Persis gue banget. BANGET! Pernah ngebayangin jalan berdua sama Kekasih Idaman? Gue baru ngerasain.. Hahaha..."
See you in next song yes. Mbah udah ngantuk, asli.
Langganan:
Postingan (Atom)
