Pages

Sabtu, 07 Januari 2012

Selalu Ada

Betapa hancur hati
Hilang gairah hidup
Serasa hampa
Selimuti di jiwa

Tak ada lagi tawa
Dan tak ada ceria
Semua hilang
Terkubur dalam duka

Dia kini telah pergi jauh
Terbang tinggi tinggalkanku di sini

Tuhan Engkau tahu aku mencintainya
Dan tak ada yang bisa mengganti dirinya
Tuhan hanya dia yang selalu ada
Dalam anganku dalam benakku

Tuhan Engkau tahu aku mencintainya
Dan tak ada yang bisa mengganti dirinya
Tuhan hanya dia yang selalu ada
Dalam anganku dalam benakku

Tuhan Engkau tahu
Aku mencintainya
Tuhan hanya dia yang selalu ada
Dalam anganku dalam benakku 

...

Pernah merasa punya teman yang selalu ada untukmu?

Hanya dia yang selalu ada saat kamu butuh penghibur, butuh pelawak hatimu, atau butuh penyejuk hatimu. Pernahkah?

Di atas itu merupakan lirik lagu dari salah satu Band favoritku, Blackout dengan judul 'Selalu ada'. Mungkin kalian harus ikut mendengar lagu tersebut jika ingin merasakan apa yang pernah aku rasakan dulu, ditinggalkan orang yang selalu ada untukku. Kapanpun, jika aku butuh dia. Tak peduli seberapa jauh jarak memisahkan, dia selalu ada.

Tak percaya?

Lagu di atas itu punya makna yang luar biasa untukku. Sangat luar biasa malah. Lagu itu seakan-akan mencurahkan semua rasa sakit, marah, senang, dan sedih dlam hatiku saat harus ditinggalkan orang-orang yang selalu ada untukku selama-lamanya. Tidak ada perempuan yang selama ini dekat denganku, selalu ada di saat aku butuh. Mereka hanya butuh kala mereka butuh hiburan karena sakit hati, atau sekedar mengungkapkan rasa marah. Semuanya aku lakukan dan aku tanggung di pundak dan hatiku. Tapi, adakah mereka saat aku butuh hiburan dan penyejuk kala aku berjalan sendiri dalam gelap?

Tidak ada!!

Mereka seenaknya datang dan pergi dariku. Tiba-tiba datang dengan berbagai macam kalimat yang menghiburku, dan tiba-tiba menghilang seperti hantu yang membuatku perlu menahan amarahku.

Sekarang aku benar-benar butuh dia yang selalu ada itu saat aku menangis, atau saat aku tertawa. Sayangnya, perempuan yang aku idamkan itu seakan lenyap di depan wajahku. Tuhan, kirimkanlah lagi salah satu bidadari milikMu yang ada di atas bumi, yang derajatnya sama denganku, kepadaku. Ke dalam kehidupanku. Aku ingin dia mendengarkan semua keluh kesahku.

I always wait her...

Jumat, 30 Desember 2011

+Copas+

Jalan Kita Sudah Berbeda...

Ku tunggu khabarmu tak kunjung jua.
Ku nanti kedatanganmu tak pernah ada.
Lelah sudah menunggu waktu yg tak pasti.
Hanya angan dlm khayalanku sllu berharap.

Jelas sudah kenyataan ini.
Jalan hidup kita sudah berbeda.
Kini waktu sudah menjawab semuanya.
Perjalanan cinta kita sudah berakhir.
Kenyataan kita tlah memilih jalan masing-masing.

Inilah perjalan hidupku.
Satu Tahun menunggumu.
Bukan waktu sebentar kurasa.
Aku harus menerima kenyataan ini.

Tak bisa dielakkan.
Aku di perbodohi waktu.
Demi cinta...
Demi kesetiaan...
Aku menyiksa batinku sendiri.

Kini kupasrah menerima kenyataan ini.
Ku berharap masih ada jalan.
Untuk mengubahnya.
Menembus kegelapan hati ini.
Bahwa kebaikan dn keburukan memiliki batas waktu.

Senin, 19 Desember 2011

Jangan

Jangan lagi kau dekati diriku...
Ku tak mau bersamamu....
Jangan lagi kau iringi langkahku,
dan biarkan ku sendiri..
 

Andai saja kau mau berubah..
Kau kan kusayang..
Tapi tetap kau keras kepala,
yang dapat memisahkan kita berdua...


Jangan kau ganggu aku..
Pergi jauh dari hidupku..
Aku tak mau ada kamu..

Bukan Pujangg

Aku mungkin bukan pujangga
Aku mungkin tak selalu ada
Ini diriku,
apa adanya...

Mungkin aku bukan pujangga..
Yang pandai merangkai kata....
Ku tak s’lalu kirimkan bunga...
Tuk ungkapkan hatiku

Mungkin aku tak ‘kan pernah memberi intan permata
Mungkin aku tak selalu ada di dekatmu

Kuingin kau tahu isi di hatiku
‘Ku tak akan lelah jaga hati ini
Hingga dunia tak bermentari

Satu yang kupinta, yakini dirimu, hati ini milikmu
Semua yang kulakukan untukmu lebih dari sebuah
Kata cinta untukmu, ini diriku...

Sabtu, 10 Desember 2011

Complicated?

Halooooooo....

Aku mau sama para pelanggan Blogger aku ini. "Apa kalian pernah suka sama kakak kelas? Atau orang yang lebih tua?"

Pertanyaan itu mungkin bisa dijawab dengan mudah oleh anak-anak perempuan, yang kebanyakan sangat menyukai laki-laki yang umurnya lebih tua. Menurut mereka, laki-laki yang lebih tua itu lebih dewasa. Percaya? Lalu, bagaimana dengan para laki-laki yang suka dengan perempuan yang lebih tua? Mereka yang menjalin hubungan dengan perempuan yang lebih tua biasanya akan mendapat gelar  'Bronis', alias Brondong Manis. Dan tidak semua laki-laki malu dengan hal itu.

Kalau kau tanya kenapa aku membuat post ini, jawabannya adalah: "Bahwa aku juga menyukai kakak kelas di sekolahku," dan aku merasa minder akan hal itu.

Aku sendiri bingung. Di samping itu, aku juga tengah mengagumi salah seorang gadis yang seumuran denganku.  Apa yang bisa aku lakukan? Aku hanya tak mau salah dalam memilih. Oh ya, apa kalian juga pernah begitu? (untuk yang laki-laki)

Begini, gadis yang seumuran denganku itu sempat dekat denganku, dan itu tidak bertahan lama. Aku tahu namanya, dan hanya itu saja. Kau tak perlu tahu kenapa aku tidak menanyakan nomor handphone atau alamat rumahnya. Aku tipe laki-laki yang pemalu dan terkadang jaim. Mungkin karena itu jarang sekali ada perempuan yang mau denganku. Entah kenapa, sejak dia menjauh dariku, aku malah kesepian. Padahal waktu dia dekat denganku, aku begitu... gelisah. Aku seperti merasa terganggu. Kalau kau mengatakan bahwa aku aneh, itu wajar.

Selanjutnya, kakak kelas yang aku kagumi diam-diam. Dia salah satu tipeku. Andai saja aku setahun lebih tua dari umurku sekarang, pasti akan aku kejar dia. Yang aku tahu dia anak jurusan IPA, dan sudah jelas pasti pinter. Aku sering melihatnya dari kelasku, yang kebetulan ada di atas. Aku tidak tahu apakah kakak itu sudah punya ..... atau belum.

Kesimpulannya, menurut kalian aku harus bagaimana? Yang berpengalaman mungkin bisa menjawabnya. Tapi aku tidak terlalu mengharapkan itu. Aku malah berharap, aku sendiri yang bisa menemukan jawabannya, dan aku sendirilah yang harus menentukan pilihannya.

"Aku pilih.........."

Senin, 28 November 2011

I'm a Writer?

Menjadi seorang penulis, salah satu impian yang ingin aku gapai. Beribu-ribu kata telah aku tuliskan, entah itu di lembar kertas  putih, atau mungkin di berbagai media elektronik. Sudah begitu banyak cerpen, puisi, dan novel yang telah aku tulis. Tapi aku tidak begitu berani untuk mulai memasuki dunia Sastra yang ingin aku tuju.Apa yang terjadi padaku? Apakah aku selalu takut dengan apa yang aku inginkan? Sama halnya dengan rasa takutku saat ingin menyatakan rasa cinta kepada orang yang kusukai. Akibatnya? Dia pergi!

Bisa aku bayangkan, betapa senangnya aku bila hasil karyaku bisa dibaca dan disenangi semua orang. Rasanya tak bisa dijelaskan degan kata-kata. Aku juga ingin membuat orang tuaku bangga, khususnya ibuku yang selalu memberi dorongan dan semangat untukku. Sudah berapa kali aku menyakitinya, tapi tetap saja beliau selalu setia menghibr di saat aku sedih. Berbeda dengan perempuan yang aku senangi, atau katakan aja pacar (sayangnya aku belum punya), hanya bisa melihat saja.

Kalau kau tanyakenapa aku menulis ini? Tidak ada yang bisa aku katakan. Aku hanya inginmenupahkan semua kegelisahan hatiku di sini, di Blog kesayanganku ini. Jadi, janganlah pernah bosan. RAIH MIMPIMU, SESULIT APAPUN ITU!!



By: Hermino Rangga

Ingin

Kau datang, membuat aku senang..
Kau pergi, jelas aku kembali merasa sepi..
Kau dekat, ingin rasanya kupeluk erat..
Kau jauh, aku pun merasa jenuh..

Dengan mudahnya engkau datang, mudah juga engkau pergi..
Mudahnya kau buat aku senang, mudah juga kau buat aku sedih..

Ingin ku peluk dirimu, agar kau tidak pergi..
Ingin ku genggam tanganmu, merasakan halusnya..
Ingin ku tatap dirimu, agar masuk ke dalam mimpiku..
Dan ingin ku tahan hatimu, agar selalu menjadi milikku..

Kapan kau sadar?
Kapan kau tahu?
Kapan kau diam?
Dan kapan kau bisa dekat denganku?

KAPAN AKU BISA DAPAT CINTAMU??!!!